VISI
Kecamatan
Bacan Timur terlahir sebagai gambaran bersama mengenal cita-cita yang
ingin dicapai masa rentang waktu ke depan, komitmen murni tanpa paksaan,
milik bersama, aspirasi bersama yang berakar pada keinginan dan
cita-cita seluruh masyarakat Kecamatan Bacan Timur.
Perubahan
paradigma penyelenggaraan pemerintahan antara lain dilaksanakan melalui
pembaharuan mekanisme perencanaan pembangunan daerah dengan melibatkan
seluruh komponen masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan. Visi
Kecamatan Bacan Timur dalam wujudnya merupakan pengakomodasian dari
keinginan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat dan kristalisasi dari
gagasan ideal yang diinginkan dengan bertumpuh pada kondisi obyektif
dan potensi yang ada di Kecamatan Bacan Timur.
Visi Kecamatan Bacan Timur dituangkan dalam rumusan sebagai berikut : “Terwujudnya
Kecamatan Bacan Timur Yang Tertib, Terdepan, Sejahtera dalam Agribisnis
dan Pariwisata berdasarkan Keimanan dan Ketaqwaan Menuju Ridho Allah
Tahun 2010.
Pernyataan
visi diatas dimaksudkan untuk menjadikan Kecamatan Bacan Timur sebagai
lembaga yang berkompeten dalam pelayanan yang prima serta pembinaan
dalam rangka mewujudkan masyarakat yang menghormati norma dan etika,
sadar akan pentingnya hidup sehat dan pentingnya Pendidikan, serta mampu
menciptakan keadaan yang kondusif dan tetap mempertahankan serta
melestarikan nilai-nilai budaya.
Rumusan visi Kecamatan Bacan Timur dilatarbelakangi dengan berbagai pertimbangan :
1.
Kondisi social budaya masyarakat Kecamatan Bacan Timur yang agamis,
partisipatif, kebersamaan, Santun, kaya akan budaya tradisional serta
kesalehan social merupakan modal utama untuk menjadikan masyarakat yang
maju.
2.
Kegiatan perekonomian Kecamatan Bacan Timur yang mayoritas
masyarakatnya bergerak dalam bidang Pertanian, mencakup pertanian
Tanaman Pangan, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Perikanan, serta
kegiatan Kepariwisataan sampai saat ini memberikan kontribusi yang
besar.
3.
Potensi sumberdaya alam yang dimiliki Kecamatan Bacan Timur meliputi
sumberdaya lahan, sumberdaya perairan, sumberdaya hutan, iklim letak
geografis sangat mendukung terhadap pengembangan agribisnis dan
pariwisata.
4.
Sarana dan prasarana yang telah tersedia meliputi jaringan jalan,
Dermaga penyeberangan, Jaringan Listrik, Jaringan Telekomonikasi, tempat
rekriasi (pariwisata) sangat mendukung upaya pencapaian visi Kecamatan
Bacan Timur.
Pengertian “ Tertib “ mengandung makna bahwa Kecamatan Bacan Timur memiliki bermacam suku, agama dan bahasa serta budaya yang sangat kompleks.
Pengertian “ Terdepan “ mengandung
makna bahwa Kecamatan Bacan Timur merupakan andalan dan temaju dalam
penyelenggaraan Agrebisnis Pariwisata diantara Kecamatan dalama Wilayah
Kabupaten Halmahera Selatan.
Pengertian “ Sejahtera “ mengandung makna bahwa Kecamatan Bacan Timur dari berbagi sektor dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat.
Pengertian “ Agrebisnis “ mengandung
makna bahwa suatu paradikma yang lebih komprehensif terhadap
pembangunan pertanian secara sistimik yang mengintegrasikan 5 (lima)
sub. Sistim, meliputi Infrastruktur/sarana dan prasarana produksi
pertanian, budidaya pertanian, pengolahan hasil pertanian, pemasaran
produk pertanian dan kebijakan pemerintah (supporting system) pertanian dalam arti luas meliputi tanaman keras jangka pendek.
Pengertian “ Iman dan Takwa “ mengandung makna bahwa keimanan dan ketakwaan yakni berkeyakinan kuat bahwa tidak ada TUHAN selain ALLAH dalam menjalani hidup.
kehidupan
selalu berpegang pada ajaran agama secara konsekuen. Harus melandasi
dan menjiwai segenap perilaku setiap aparatur pelaksana pemerintahan dan
anggota masyarakat dalam menciptakan Kecamatan Bacan Timur terdepan
dalam agribisnis dan pariwisata Tahun 2010.
Tujuan
akhir dari visi dimaksud adalah terwuudnya masyarakat Kecamatan Bacan
Timur yang sejahtera lahir dan batin yang ditandai dengan terpenuhinya
kebutuhan pangan, sadang, papan, pendidikan, kesehatan, terbentuknya
kehidupan masyarakat yang relijius, terwujudnya keamanan, ketentraman
dan keadilan.
Disamping itu Kecamatan Bacan Timur harus dapat menerapkan nilai-nilai professional didalam penerapan birokrasi :
1. DISIPLIN.
Disiplin
adalah bentuk keputusan dan ketaatan terhadap setiap Pegawai Negeri
Sipil terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku agar kegiatan selalu
berjalan dengan maksimal.
2. PROAKTIF, KREATIF DAN INOVATIF.
Proaktif
dapat diartikan sikap tanggap, peduli dan cekatan. Kreatif dapat
diartikan Kemampuan dalam menciptakan ide atau gagasan yang bermanfaat
untuk kepentingan bersama. Inovatif keberadaan untuk melakukan
perobahan atau pembaharuan demi mencapai tujuan.
3. BERJIWA DAN BERUSAHA.
Sikap
untuk mendayagunakan potensi kemampuan yang dimiliki untuk mencapai
target kerja yang optimal dengan dilandasi prinsip efisiensi, efektiftas
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, selalu memegang prinsip
pelayanan prima dari segi biaya deengan kata lain “ Tercepat dari segi Waktu, Termuda dari segi Metode, Terbaik dari segi mekanisme dan Terarah dari segi hasil “.
4. BERORIENTASI PADA PRESTASI.
Pertasi
akan lahir dari kerja keras yang tak kenal lelah tetapi didukung dengan
Sarana dan prasaran yang memadai, seseorang yang berorientasi pada
prestasi dalam melaksanakan tugasnya akan menghasilkan yang terbaik dan
selalu berupaya mengedepankan kepentingan umum.
5. ILMU PENGETAHUAN.
Dalam
era globalisasi selalu ada tantangan dengan ilmu pengetahuan, namun
sebagai Pegawai Negeri Sipil harus selalu berusaha menjadi sosok
generalis (serba bisa) selalu mengmacu Ilmu pengetahuan dan Teknologi
yang berkembang sehingga tidak terkebelakang dengan muculnya sistim
informasi melalui IT (ai tii),
6. BERDEDIKASI DAN PENUH TANGGUNG JAWAB
Dedikasi
adalah pengabdian tugas dan kewajiban yang dibebankan. Keberhasilan
tugas atau pekerjaan bagi seorang Pegawai yang berdedikasi tinggi selalu
berusaha menciptakan yang terbaik, namun terkadang terhambatnya sesuatu
pekerjaan atau tanggung jawab bukan karena pegawai tersebut tetapi
terkadang keterbatasan sarana dan fasilitas penunjang
MISI
Untuk
mencapai misi maka ada beberapa Misi yang harus dilaksanakan dalam
rangka mewujudkan Kecamatan Bacan Timur dalam melaksanakan roda
pemerintahan :
1. Menciptakan Iklim Investasi yang kondusif dalam agribisnis dan Pariwisata.
2.
Meningkatkan Kompotensi Aparatur dan Masyarakat Mengembangkan
Perekonomian dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam dan sumber daya
manusia serta menegakkan supermasi hokum.
3. Meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian serta penyelenggaraan kepariwisataan yang berwawasan lingkungan.
Makna yang terkandung dalam misi tersebut adalah :
1.
Menciptakan Iklim Investasi yang kondusif dalam agribisnis dan
Pariwisata makana yang terkandung dalam misi ini adalah untuk
berkembangnya agribisnis dan kepariwisataan memerlukan kepastian hokum
dan jaminan berusaha melalui regulasi yang sederhana, mudah dan cepat
dalam suasana social kemasyarakatan yang kondusif sehingga akan menarik
investor.
2.
Meningkatkan Kompotensi Aparatur dan Masyarakat makna yang terkandung
dalam misi ini adalah untuk mengembangkan potensi sumberdaya yang
tersedia, diperlukan adanya aparatur dan masyarakat yang berjiwa
wirausaha sehingga memiliki semangat dan dorongan yang sangat tinggi
untuk memanfaatkan seluruh potensi/peluang usaha yang ada. Diperlukan
fasilitas regulasi dan supervise dari pemerintah yang professional,
ditandai dengan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, berwibawa,
adil, bertanggung jawab, transparan, demokratis, efektif dan efisien
dengan dukungan masyarakat secara luas yang berjiwa wirausaha,
kebersamaan, kesalehan sosial, bersemangat tinggi, beriman dan bertakwa.
Untuk mewujudkan kondisi ini diperlukan pengembangan sumberdaya manusia
melalui Pendidikan, Kesehatan dan jaminan keamanan sehingga mampu
menggali dan memanfaatkan sumberdaya alamberdasarkan tata ruang secara
optimal dan lestari. Dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan
bermasyarakat tersebut senantiasa mangacu kepada ketentuan hukum dan
perundang-undangan yang berlaku.
Meningkatkan
produksi dan kualitas hasil pertanian serta penyelenggaraan
kepariwisataan yang berwawasan lingkungan makna yang terkandung dalam
misi ini adalah untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian
dan pariwisata perlu adanya penerapan teknologi yang ramah lingkungan,
kemampuan manajerial dari para pelaku yang difasilitasi oleh aparatur
pemerintah yang professional, sehingga memiliki daya saing dipasar
regional, nasional dan global.





0 komentar:
Posting Komentar